Berita

Workshop Cyanotype FSRD Trisakti di SMAN 78 Jakarta Barat: Mengenalkan Fotografi Alternatif kepada Siswa
Senin, 20 April 2026

Workshop Cyanotype FSRD Trisakti di SMAN 78 Jakarta Barat: Mengenalkan Fotografi Alternatif kepada Siswa

Program Studi Fotografi, Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti, menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMAN 78 Jakarta Barat pada 15 April 2026. Kegiatan ini hadir melalui Workshop Cyanotype di SMAN 78 Jakarta Barat.

Tema kegiatan ini adalah “Pelatihan Teknik Cetak Cyanotype untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa dan Siswi SMAN 78 Jakarta Barat.” Workshop dipandu oleh Erlina Novianti, S.Sn., M.Ds., dosen Fotografi Universitas Trisakti.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenal fotografi dari sisi yang lebih manual, eksperimental, dan dekat dengan proses kreatif.

  

Mengenal Cyanotype sebagai Fotografi Alternatif

Cyanotype merupakan salah satu teknik cetak fotografi alternatif. Teknik ini menggunakan cahaya matahari sebagai bagian penting dalam proses pembentukan gambar.

Berbeda dari fotografi digital yang akrab dengan kamera dan ponsel, cyanotype memberi pengalaman yang lebih langsung. Siswa menyusun objek, membaca bentuk, mengatur komposisi, lalu melihat citra muncul melalui proses pencahayaan dan pencucian.

Oleh karena itu, workshop ini memberi pengalaman belajar yang berbeda. Fotografi hadir sebagai proses yang bisa disentuh, diamati, dan dirasakan tahap demi tahap.

Proses Kreatif dari Objek Sehari-hari

Dalam workshop ini, siswa-siswi SMAN 78 Jakarta Barat menggunakan berbagai objek sederhana. Mereka memakai daun, bunga, dan material transparan untuk membuat komposisi visual di atas bidang cetak.

Setelah itu, objek tersebut disusun di atas kertas peka cahaya. Proses pencahayaan kemudian dilakukan dengan bantuan sinar matahari. Dari proses tersebut, muncul citra berwarna biru yang menjadi ciri khas cyanotype.

Menariknya, objek yang sederhana dapat berubah menjadi karya visual yang personal. Daun, bunga, dan bayangan kecil tiba-tiba punya nilai artistik baru.

Literasi Visual dan Eksperimen Seni

Secara akademik, pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan literasi visual di lingkungan sekolah. Cyanotype membantu siswa mengenal unsur dasar fotografi, seperti cahaya, bayangan, kontras, bentuk, dan komposisi.

Selain itu, teknik ini juga melatih kepekaan visual. Siswa belajar bahwa karya visual lahir dari pilihan, percobaan, dan keberanian untuk bereksperimen.

Jadi, hasil cyanotype bukan sekadar gambar biru yang indah. Karya tersebut juga menyimpan proses berpikir, rasa ingin tahu, dan pengalaman membuat gambar secara manual.

Peran Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam membagikan pengetahuan seni kepada masyarakat. Dalam hal ini, sekolah menjadi ruang penting untuk mengenalkan praktik seni dan desain sejak dini.

Melalui Workshop Cyanotype di SMAN 78 Jakarta Barat, Program Studi Fotografi FSRD Universitas Trisakti memperkenalkan fotografi sebagai media yang terbuka. Fotografi bisa dipelajari melalui teknologi digital, tetapi juga melalui teknik manual yang penuh kejutan.

Bagi siswa, pengalaman ini memberi cara pandang baru. Fotografi bukan sekadar memotret cepat lalu membagikan gambar di media sosial. Fotografi juga bisa menjadi proses pelan, reflektif, dan sangat personal.

Dari Cahaya, Benda, dan Imajinasi

Dari daun yang diletakkan di atas kertas peka cahaya, lahir gambar yang menyimpan jejak bentuk. Dari bunga kecil yang terkena sinar matahari, muncul karya visual yang mempertemukan sains, seni, dan imajinasi.

Melalui pelatihan ini, siswa-siswi SMAN 78 Jakarta Barat diharapkan semakin berani mengembangkan kreativitas visual. Mereka juga dapat mengenali potensi fotografi sebagai media ekspresi.

Pada akhirnya, proses berkarya bisa dimulai dari hal-hal yang sangat dekat. Cahaya, benda sederhana, dan rasa penasaran dapat menjadi awal dari pengalaman seni yang bermakna.

Floatin Button
Floatin Button