- Fotografi Universitas Trisakti
- Kampus A, Gedung O lantai 2
- Jalan Kyai Tapa No. 1 Grogol
- Jakarta Barat, Indonesia
- Phone: (62-21) 566 3232 ext. 8264
- Fax: (62-21) 566 0023
- Email: psfotofsrd@trisakti.ac.id
Berita
Pembelajaran Fotografi Berorientasi SDGs melalui Praktik dan Penciptaan Karya
Praktik fotografi dalam pembelajaran di Program Studi Fotografi FSRD Universitas Trisakti berangkat dari berbagai isu dan persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui mata kuliah Konseptual Fotografi, mahasiswa diajak untuk mengamati, memahami, dan menerjemahkan persoalan sosial maupun lingkungan menjadi karya fotografi yang memiliki pesan dan makna. Proses pembelajaran ini menempatkan fotografi sebagai media komunikasi visual yang mampu menyampaikan gagasan, membangun kesadaran, serta mengajak audiens melihat suatu persoalan dari sudut pandang yang berbeda.
Sesuai Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Konseptual Fotografi menempatkan fotografi sebagai media komunikasi untuk kebutuhan komersial maupun nonkomersial. Mahasiswa mempelajari cara mengembangkan konsep serta menghasilkan karya fotografi berdasarkan tujuan tertentu. Dua tugas mahasiswa memperlihatkan penerapannya melalui tema komunikasi inklusif dan pencemaran plastik.
Fikri Adimarsha mengangkat tema “Bahasa Isyarat SIBI” dalam seri tiga foto yang menampilkan dua figur saling berhadapan. Gestur tangan menjadi unsur utama, sementara perbedaan fokus membantu membangun hubungan visual di antara kedua figur. Melalui pendekatan ini, Fikri mengajak penonton memikirkan pentingnya komunikasi yang dapat melibatkan setiap orang.
Tema karya Fikri berkaitan dengan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), terutama pada gagasan kesetaraan dan komunikasi yang inklusif. Karya tersebut juga dapat menjadi bahan diskusi visual, tetapi bukan pengganti materi pembelajaran bahasa isyarat yang sudah diverifikasi.
Fikri Adimarsha — Bahasa Isyarat SIBI

“Krisis Lingkungan Akibat Pencemaran Plastik” — Fotografi konseptual karya Ihwan Fadhillah

Sementara itu, Ihwan Fadhillah mengangkat isu pencemaran plastik melalui karya berjudul Krisis Lingkungan Akibat Pencemaran Plastik. Karya ini menampilkan figur manusia dengan elemen visual menyerupai ubur-ubur yang dibentuk dari material plastik. Melalui pendekatan fotografi konseptual, Ihwan menggambarkan bagaimana limbah plastik dapat mengubah kondisi lingkungan dan mengancam kehidupan ekosistem laut. Visualisasi tersebut memperlihatkan kemampuan fotografi dalam mengomunikasikan persoalan lingkungan melalui simbol, metafora, dan bahasa visual yang mudah dikenali. Karya ini memiliki keterkaitan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) serta SDG 14 (Ekosistem Laut).
Selain tema masing-masing karya, proses perkuliahan turut berkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Mahasiswa mengembangkan kemampuan mengidentifikasi isu, merancang konsep, menerapkan teknik fotografi, dan mengkomunikasikan gagasan melalui karya. Dengan cara ini, SDGs hadir sebagai bahan kajian dalam tugas penciptaan yang memiliki luaran nyata: karya fotografi dan proses pembelajaran yang dapat dievaluasi.
